Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri manfaat madu. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri manfaat madu. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juli 2020

Siap SUKSES dan harus siap GAGAL !! Bagaimana dengan Anda??

To All Parents
( Untuk Para Orangtua )

There was a very brilliant boy, ( Ada seorang anak laki-laki yang pintar)

He always scored 100% in Science. ( Dia selalu memperoleh angka 100% di bidang sains)

Got selected for IIT Madras and scored exellent in IIT. ( Dia diterima di IIT Madras dan memperoleh nilai tinggi di IIT).

Went to the University of California for MBA.
( Kemudian melanjutkan ke Univ of California untuk MBA).

Got a high paying job in America and settled there. ( Memperoleh gaji tinggi di AS dan tinggal disana).

Married a Beautiful Tamil Girl. ( Menikah dengan gadis Tamil cantik).

Bought a 5 room big house and luxury cars.
( Beli rumah besar dengan kamar 5 dan sedan mahal).

He had everything that make him succesful, but a few months ago he commited suicide after shooting his wife and children. ( Dia mempunyai segala sesuatu yang membuat dia sukses, tetapi beberapa bulan yang lalu dia bunuh diri setelah lebih dulu menembak istri dan anak-anaknya.)

 WHAT WENT WRONG?
APA YANG SALAH ?

California Institute of Clinical Psychology studied his case and found "what went wrong?"
( Klinik Psikologi Institut California mempelajari kasus ini dan menemukan apa yang salah?).

The researchers met the boy's friends and family and found that he lost his job due to America's Economic Crisis and he had to sit without a job for a long time. ( Para peneliti menemui teman dan keluarga laki-laki tersebut dan menemukan bahwa dia kehilangan pekerjaan karena Krisis Ekonomi AS dan terpaksa menganggur untuk jangka yang panjang.)

After even reducing his previous salary amount, he didn't get any job.
( Bahkan setelah dia mengurangi jumlah gaji sebelumnya, dia tetap tdk memperoleh pekerjaan.)

Then his house installment broke and he and his family lost the home.
( Kemudian cicilan rumahnya macet dan dia dan keluarganya kehilangan rumah tsb.)

They survived a few months with less money and then he and his wife decided to commit suicide. ( Mereka dapat bertahan beberapa bulan dengan duit seadanya dan dia dan istrinya memutuskan untuk bunuh diri.)

He first shot his wife and children and then shot himself. ( Dia lebih dulu menembak istri dan anak-anaknya dan kemudian menembak dirinya.)

The case concluded that the man was ( Kasus ini menyimpulkan bahwa laki-laki itu :)

 Programmed for Succes but he was not Trained for Handling Failures.
( Dididik untuk Sukses, tetapi tidak Dipersiapkan untuk Gagal. )

Now, let's come to the actual question.
( Sekarang, mari kita bahas pertanyaan sebenarnya. )

 What are the habits of highly successful people?

( Apa yg menjadi kebiasaan orang yang sangat sukses?)

First of all,
I want to tell you that if you have achieved everything, there is a chance to lose everything.
( Pertama-tama, saya ingin mengatakan bahwa jika anda telah mencapai sesuatu, ada kemungkinan kehilangan segalanya.)

Nobody knows when the next Economic Crisis will hit the world!. ( Tidak seorang pun tau kapan Krisis Ekonomi akan terjadi di dunia ini!.)

The best Success habit is getting trained for handling failures!.( Kebiasaan sukses terbaik adalah memperoleh pelatihan menghadapi kegagalan!.)

I want to request every parent, ( Saya ingin mengatakan kepada setiap orang tua,)

Please do not only program your child to be successful, but teach them how to handle failures and also teach them proper lessons about life.
( Jangan hanya mendidik anak anda menjadi sukses, tetapi ajari mereka menghadapi kegagalan dan juga ajari mereka pelajaran yang tepat tentang hidup)

Learning high-level Science and Maths will help them to clear competitive exams
but a Knowledge about Life will help them to face every problem.
( Belajar sains dan matematika tingkat tinggi akan membantu mereka lulus ujian yang sangat kompetitif tetapi Pengetahuan tentang Kehidupan akan membantu mereka menghadapi setiap masalah. )

Teach them about how Money Works, instead of teaching them to Work for the Money.
( Ajari mereka tentang bagaimana uang bekerja dari pada hanya mengajari mereka Bekerja untuk Uang)

Help them in finding their passion, because these degrees will not help them in the next Economic Crisis and we don't know when The Next Crisis will hit the World. ( Bantu mereka menemukan "passionnya", sebab semua titel ini tidak akan membantu mereka dalam Krisis Ekonomi yad dan kita tidak tau kapan lagi Krisis Ekonomi akan terjadi di muka bumi ini.)

SUCCESS is A LOUSY TEACHER, ( SUKSES ADALAH GURU YANG JELEK)

 FAILURE TEACHES YOU MORE! ( *KEGAGALAN MENGAJARKAN ANDA BANYAK HAL !).

 Stay health , stay safe, stay strong 😊🙏👍

Next Topics :
> Mental Miskin
> Peluang Income Tambahan. MAU?
> Strategi Bisnis di masa Pandemi Covid
> Manfaat Madu : Hitam dan Manis
> Usia Anda diatas 40 thn, hati2x resiko pengeroposan tulang : " Solusi mengatasi pengeroposan Tulang "





Rabu, 24 Juni 2020

Strategi Bisnis di masa Pandemi : INOVASI, BERUBAH & TAKE ACTION


Judul asli : How to survive among PIRANHAs
By Galatia Chandra
Author of Hacking Your Mind



Jika suatu ketika Anda punya kesempatan untuk berpetualang di hutan Amazon. Saat itu Anda berada di perahu dan sedang menyusuri sebuah sungai yang penuh ikan Piranha. Tiba-tiba perahunya bocor dan tenggelam… Ikan-ikan Piranha itu langsung menyerbu Anda. Apa yang Anda akan lakukan?

Anda pasti panik bukan, barangkali Anda akan langsung berenang sekuat tenaga dan berusaha lepas dari bahaya itu. Bisa jadi beberapa turis yang Bersama dengan Anda akan pingsan akibat terlalu takut dan bisa jadi juga beberapa yang tidak bisa berenang akan mati tenggelam di sungai itu. Dan yang pasti…. Ikan-ikan Piranha itu akan berpesta pora memakan daging-daging empuk yang ada di sungai pada saat itu.

Itu kah pikiran Anda?

PARADIGMA LAMA
Jika Anda mempunyai Paradigma seperti di atas, saya tidak heran, sebab saya juga mempunyai paradigma yang sama di masa yang lalu. Hingga saya melihat video yang satu ini: https://whatifshow.com/what-if-you-fell-into-a-pool-of-piranhas/

Kita banyak dipengaruhi oleh film-film Hollywood tentang Piranha dan bahaya ikan itu yang bisa melahap tubuh manusia dengan tempo yang sangat singkat. Melihat tampangnya dan giginya yang tajam, kita langsung menjustifikasi… Benar nih… Ikan ini ganas. Tanpa kita mau mencari tau seperti apa sebenarnya fakta tentang ikan Piranha kecil ini.

Ternyata jika kita melihat fakta lebih dalam. Kita baru tau bahwa ikan Piranha ternyata ikan yang kalem (Calm Fish). Dan kebanyakan dari mereka adalah Scavenger alias pemakan bangkai atau hewan-hewan yang sudah mati. Mereka makan serangga, cacing dan tumbuh-tumbuhan. Untuk Sebagian kecil spesies yang menyukai bau darah, mereka tertarik hanya pada hewan-hewan yang tidak lebih besar dari ukuran tubuhnya.

Jadi jika kita terjatuh ke kolam atau sungai penuh Piranhas, sesungguhnya there is no point kita menjadi takut. Bisa jadi ikan-ikan itu lah yang justru takut pada kita. Piranha tidak akan pernah tertarik pada manusia sebagai makanan mereka. Kecuali jika mereka benar-benar (extremely) sangat lapar dan manusia itu sudah meninggal. Hingga saat ini belum ada data ilmiah yang menunjukkan adanya manusia yang pernah “dibunuh” oleh ikan Piranha.

Jadi… Yuk tinggalkan Paradigma Lama kita.

Mengapa saya menceritakan hal di atas ini?